Senin, 23 Maret 2009

Umi Chulsum













Minggu, 22 Maret 2009

Teguh Wahyudi

maaf belum bisa kasih keterangan apa-2 ...

Sabtu, 21 Maret 2009

Toto Basuki

Kalau yang ini memang benar-2 bocah ndeso, rumahnya di tepi bengawan Solo, jadi kalau musim hujan pasti kebanjiraan dan kalau mau ke mana-2 terutama ke wilayah Tuban pasti dan harus menyeberangi bengawan dengan naik perahu kayu yang kecil ... hii ngeri ... namun, punya tekad dan kemauan yang lumayan untuk mengejar dan mewujudkan cita-2 nya ... yaa setidak-tidaknya biar menjadi sedikit kuto ...



Minggu, 01 Februari 2009

Episulin


keluarga Episulin ...

Minggu, 18 Januari 2009

NEW YEAR

OLD & NEW DI VILLA ELISA BATU
1 JANUARI 2009

Senin, 05 Januari 2009

Yusuf & fam ...



keluarga Ir. Jusuf Hernowo & Dra. Ec. Dwi Herningtyas Riana ...










Minggu, 04 Januari 2009

WINARTIO




... keluarga Ir. Winarto ...



Sabtu, 03 Januari 2009

SAIFUL HILAL


... keluarga Saiful Hilal ...






Jumat, 02 Januari 2009

SUHARTATIK


keluarga Suhartatik & Bpk. Suyanto ...
teman kita ini tinggal di rantau tepatnya di Perumahan Kembang Sari Blok C - 12 A Batam Centre ...




Kamis, 01 Januari 2009

2alumni


... selamat Tahun Baru 2009 ...
keluarga Ir. M. Soehardi & Dra. Yuni Sumarli Achyatin














Minggu, 21 Desember 2008

UMAR


Teman-teman alumni pasti tidak akan lupa dengan wajah yang terpampang ini. Sepintas wajahnya mirip dengan Radius Prawiro mantan Menteri Perdagangan atau juga Abdul Rahman Saleh mantan Jaksa Agung .. teman kita yang sehari-hari berprofesi sebagai entrepreneur di bidang makanan ternak ini adalah Ir. Umar.
Saat ini alumni fakultas Peternakan Unibraw yang lulus Tahun 1989 ini berdomisili di Malang, tepatnya di perumahan Citra Graha depan Depo Bangunan Malang. Nomor telepon rumah 0341.457829 & nomor HP 081333001344.
Satu hal yang tidak akan dilupakan dari teman kita yang satu ini adalah spontanitas kecerdasanya. Saat itu jam pelajaran PMP, guru menanyakan PR yang sudah diberikan beberapa hari sebelumnya, kebetulan saat itu teman kita ini tidak mengerjakan, tidak jelas apakah lupa atau memang malas mengerjakan PR, yang pasti dia tidak mengerjakan. Dengan kecerdasannya yang spontan, dia langsung mengeluarkan buku catatan PMP lalu memberikan nomor urut di buku catatan itu seakan-akan merupakan jawaban PR yang diberikan guru ... luar biasa ... Umar .. Umar ...
Foto ini kita dapatkan pada hari Sabtu malam Minggu tanggal 20 Desember 2008 pukul 22.30 wib di Wapo Resto Jln. Soekarno Hatta - Malang, saat kita lagi selesai makan malam bersama beberapa alumni yang lain, Toto & Nyonya, Didik, Yuni, Yusuf, Riana, Bambang Sis dan Umar ...

Senin, 17 November 2008

OLD AND NEW

Selamat Tinggal Tahun 2008

Selamat Datang Tahun 2009

diberitahukan kepada seluruh alumni esatto-4 bahwa akan diadakan acara menyambut malam tahun baru 2009 (old and new) yang Insya Allah akan dilaksanakan pada tgl 31 Des 2008, 1 & 2 Januari 2009 di kawasan Villa ELISA Songgoriti Permai II / Kav-IV No. 100 atau Jl. Arumdalu No. 100 Telp. 0341-593798 Batu - Malang, bagi teman-2 alumni yang berminat bisa menghubungi Riana/Yusuf (Tuban), hal-2 lain terkait dengan teknis acara akan dibicarakan kemudian ... kita tunggu kabar kepastiannya, terimakasih ...


Halaman depan, di sini anak-2 kita bisa bermain sepuasnya asal tidak hujan ...





Teras depan, sambil nungguin anak-2 bermain para ortu bisa duduk-2 di teras depan ini ...





Ruang Tamu, ukuran 3 x 3, cukuplah kalau diisi 10 orang tapi sambil duduk ...





Ruang keluarga ...







Ruang makan ...





Dapur, di sini ibu-2 bisa masak untuk nyiapin sarapan atau makan siang, asal tidak males ...







Teras belakang, di sini kita bisa duduk-2 sambil melihat anak-2 main di halaman belakang ...






Halaman belakang, cukup luas juga, bisa nampung 10 mobil, di sini ada mainan ayunan untuk anak-2, ada pohon nangka, rambutan, klengkeng, dan alpukat yang lagi buah ...


Kalau kita naik ke lantai 2, kita bisa ngliat pemandangan gunung berlapis kabut yang sangat indah seperti ini ...

Minggu, 16 November 2008

Iwang


Nama lengkapnya Wirawan Setyaka, tapi teman-teman biasa memanggilnya Iwang ... (info lain nyusul ya ... )

Sabtu, 01 November 2008

Sugihaji


Keluarga Ir. H. Sugihaji (info lain nyusul ...)

Jumat, 31 Oktober 2008

Ti-2k


Ini keluarga bahagia Titik Wahyuningsih bersama suami (Tikno) dan dua orang anaknya yang sudah menginjak remaja / gadis. Titik Wahyuningsih saat ini bekerja sebagai Kasi (Kepala Seksi) di Kelurahan Doromukti Kecamatan Kota Tuban. Dia berdomisili di perum Jenggolo Permai U-12 Jenu Tuban telp. 0356-711650 & 081357100199

Kamis, 30 Oktober 2008

Pak Khamid, sang humoris ...


Pribadi yang humoris,enerjic dan pantang menyerah.

Siap yang nggak kenal dengan teman kita yang nama lengkapnya Drs.Nur Khamid atau yang lebih akrab disapa dengan “pak khamid” yang sekarang menjabat sebagai Wakasek di SMPN 1 Soko dan sekaligus Plh Kepala SMAN Soko ini ? Bapak kelahiran Tuban, 2 Februari 1964 ini adalah sosok yang humoris, enerjik dan pantang menyerah.Hal ini terlihat dari perilakunya yang selalu tampak ceria setiap saat dan di manapun berada. Pak khamid juga sosok guru yang dikagumi murid-muridnya lho….! Tak heran jika beliau sering terlihat bersama anak-anak didiknya. Di samping orangnya humoris, pak Khamid juga enak diajak curhat masalah seputar kita-kita.

Pak Khamid merupakan anak ke empat dari 7 bersaudara dari pasangan Bapak Fatchan (alm) dan ibu hj. Mahmudah. Jenjang pendidikan diawali di SDN Latsari di Tuban. Semenjak SD dulu, sudah mempunyai prestasi yang cukup membanggakan yaitu menjadi juara pertama pertandingan catur tingkat SD se-kecamatan Tuban kota. Setelah lulus SD, melanjutkan ke SMP Mualimin Tuban, kemudian lulus tahun 1981. Setelah itu melanjutkan sekolah ke SMAN 1 Tuban dan pada tahun 1984 beliau lulus.

Setelah lulus SMA, pak Khamid kuliah di ikip negeri Surabaya S1 jurusan Pendidikan Olah Raga.Di perguruan tinggi inilah Pak Khamid berhasil mencetak prestasi yang amat sangat membanggakan yaitu berhasil menjadi juara pertama Gulat di Surabaya, dan juara pertama Judo antar master di Surabaya. Wow….membanggakan sekali kan.

Di perguruan tinggi, Pak khamid mulai berorganisasi,salah satunya yaitu menjadi pengurus HMJ( himpunan mahasiswa jurusan) terutama jurusan Olah Raga.Beliau lulus dari perguruan tinggi tahun 1989.

Beliau mengajar pertama di SMA Mualimin Tuban Tahun 1989, dan pada saat itu menadi guru olah raga. Setelah itu beliau di pindah tugaskan ke SMPN 1 Soko sampai sekarang ini. Pak Khamid mulai menjadi guru negeri di SMPN 1 Soko ini mulai tanggal 7 Agustus 1990. Jabatan yang pernah beliau pegang antara lain :

  1. Menjadi Guru di SMPN 1 SOKO tahun 1990-sekarang.
  2. Kepala Urusan Kesiswaan tahun 1991-1995.
  3. Kaur kurikulum tahun 1995-1996.
  4. Wakepsek tahun 1996-1997(sekolah sore).
  5. Kepala sarana-prasarana tahun 1997-1999.
  6. Wakasek tahun 2006-sekarang.
  7. Plh. Kepala SMAN Soko s.d. sekarang

Selain itu pengalaman organi sasi di antara lain:

  1. Pengurus HMJ saat di perguruan tinggi.
  2. Pengajar penyetaraan D2 PGSD olah raga taun
    1995-1997.
  3. Instruktur Jawa Timur Penjaskes tahun 1996.
  4. Ketua kelompok kerja guru olah raga (KKGO) kab.
    Tuban tahun 2001- sekarang.

Saat ditanya bagai mana cita-cita beliau, pria paruh baya yang bermotto “to be number one “ ini menjawab ingin memajukan prestasi SMPN 1 Soko dalam segala bidang, memajukan prestasi olah raga kabupaten Tuban dan mencetak atlit gulat level nasional dari Soko atau Kabupaten Tuban. Dan ternyata cita-cita beliau sudah tercapai yaitu dapat membawa beberapa muridnya yang menjuarai banyak pertandingan dalam bidang olah raga Gulat dan Karate.

Pak Khamid juga berpesan lho… bagi kita-kita semua ,khususnya majalah what SMPN 1 Soko ; “seiring dengan umur yang bertambah, what bisa menjadi sarana yang baik untuk mengkomunikasikan informasi antar warga sekolah maupun menjadi sarana pengembangan bakat penulisan siswa, juga agar majalah WHAT lebih meningkatkan kualitasnya! “ ujar Pak Khamid dengan wajah berseri-seri.

info ini kita dapatkan dari http://smpn1soko.wordpress.com/2008/09/04/pak-khamid/

Rabu, 29 Oktober 2008

Reuni, Untuk apa ?

Menjelang hari raya atau liburan, di beberapa sudut kota pun terpampang spanduk tentang reuni yang diadakan berbagai alumni SLTP maupun SLTA. Ada pula reuni yang diistilahkan dengan silaturahmi antarwarga yang berasal dari daerah atau kota tertentu.

Begitu banyak orang yang memerlukan reuni, sampai-2 stasiun televisi Trans pernah membuat acara Reuni di layar kaca selama sekitar setahun. Sebagai sebuah tontonan, Reuni di televisi berhasil menyajikan ekspresi wajah senang, kaget, heran, sampai keinginan bercerita yang seakan tak ada habisnya.

Reuni bagi sebagian orang bukan acara yang menghabiskan waktu. Kesempatan ini justru ditunggu-tunggu, antara lain untuk mendapatkan aura yang berbeda dari kejenuhan ritme kehidupan sehari-hari. Reuni selain demi menyambung tali silaturahmi juga bermanfaat membentuk jejaring komunikasi.

Reuni tak sekadar silaturahmi, tetapi juga sarana mengenal lebih dalam tentang manusia. Katanya, karakter seseorang bisa menunjukkan ke mana dia akan bekerja nantinya. Itu semua disimpulkannya dari acara reuni.

“Ternyata kawan yang dulu (sewaktu SLTA) pendiam, kerjanya sebagai pegawai pemerintah, tidak neko-neko. Kalau kawan yang dulu aktivis, terbukti lebih banyak bekerja sebagai wiraswastawan atau pegawai swasta. Begitu pula teman yang kreatif, punyà usaha sesuai dengan wataknya,” begitu kira-2 komentar sesama teman setelah mengikuti acara reuni.

Reuni juga bisa membuat rasa kebersamaan yang hadir semakin kuat. Dengan reuni kita dapat bertemu kembali dengan teman-teman semasa sekolah dulu, setelah sekian tahun tidak bertemu.

Reuni juga membuat rasa persahabatan mereka mengental. Contohnya, saat salah satu di antaranya menikahkan anaknya meski di luar kota sekalipun, mereka akan menyempatkan diri datang bersama-sama.

Setiap pertemuan itu menyenangkan. Kami bisa cerita zaman dulu, gimana mencontek, bagaimana gaya melempar bola saat main kasti, bagaimana saat seorang murid kentut di kelas sehingga membuat guru marah, bagaimana saat naksir teman sebangku, dan sebagainya. Kami profesional, semua diperagakan lagi...

Rasa kesetiakawanan juga muncul, misalnya saat salah satu teman dilanda musibah maka teman-teman akan datang untuk sekedar menghibur saat kesusahan itu datang, ini yang tak bisa dinilai dengan uang sekalipun.

Reuni juga bisa melebarkan jaringan pertemanannya. Ini bukan hanya membuat hidupnya menjadi kaya teman, tetapi juga kaya informasi.

Rasa setia kawan dan persahabatan yang kembali muncul saat reuni, kemudian bisa berlanjut. ini tak bisa dinilai dengan uang. “Sejak reuni, banyak teman yang lama kita tak tahu kabar beritanya seperti tiba-tiba muncul. Mereka bekerja di berbagai bidang. Ini buat kita seperti aset informasi karena dari situ kita bisa mendapatkan banyak hal, mulai dari cerita yang mencerahkan hidup sampai kesempatan berusaha,”.

Karena rasa percaya dan setia kawan, mereka akhirnya membantu kawan lain yang membutuhkan kerja sama usaha. Sesudah reuni ternyata banyak terbentuk kelompok kecil sesuai dengan bidang kerja. Karena kami kawan lama, kepercayaan yang mahal nilainya itu langsung muncul.”

Ada satu teman perempuan yang cerita, dulu dia sebal sekali sama saya karena suka mengganggu da. Dia bahkan sempat minta kepada orangtuanya agar pindah sekolah. Wah, cerita dia membuat saya malu, ternyata kenakalan saya berakibat fatal bagi orang lain. Cerita seperti ini barangkali pernah kita alami juga saat kita masih di sekolah, dan akan terkenang kembali saat kita menghadiri acara reuni .

Bagi kebanyakan kita reuni SLTA adalah saat mengenang kenakalan masa remaja, rasa jatuh cinta, dan “mengklarifikasi” gosip.

“Cerita tentang siapa pacaran dengan siapa dan sekarang akhirnya kawin dengan siapa sering menjadi topik reuni. Atau juga soal berantem, musuhan, dan saling ledek,”.

Reuni juga bisa membuat seseorang lepas dari “statusnya” sehari-hari. Kalau biasanya dia adalah seorang suami / istri atau ayah / ibu, dalam reuni mereka semua “lajang”. Biasanya reuni lebih asyik tanpa melibatkan keluarga.

“Kita enggak perlu jaim (jaga image), keluarga juga enggak merasa dilupakan karena biasanya kalau reuni kita jadi lupa diri,” Untuk menentukan waktu reuni yang cocok untuk semua alumni adalah hal tersulit.

Menurut kebanyakan orang, hidup itu dimulai pada usia 40-an. Oleh karena itulah saat reuni tahun 2008 dirasakannya berkesan dan memberi semangat. Bernostalgia sambil menebak wajah siapakah yang terpampang di layar lebar yang dipasang di aula Sekolah memberi kegembiraan tersendiri.

“Kita jadi ingat betapa enaknya menjadi orang jahil. Waktu olahraga, misalnya, kita suka menyembunyikan celana panjang teman. Jadi, sampai pulang sekolah, dia hanya pakai celana pendek,” Yaa begitulah kira-kira yang kita peroleh dari acara REUNI ...

Ini sekedar pendapat pribadi, teman-2 juga boleh kok punya pendapat yang beda ...

Kata Sun Yat Sen : "Banyak orang menyukai kekerasan padahal manusia hanya bisa ditundukkan oleh kelembutan".


Selasa, 28 Oktober 2008

SMPN 1 Tuban



Klo temen-2 lagi jalan di aloon-aloon Tuban tentu akan tahu bahwa di seberang jalan sisi timur tepatnya di depan pendopo Bupati, ada sebuah smp negeri yang bangunan gedungnya sangat megah dan tamannya terlihat sangat indah ... ya di situlah smpn 1 Tuban berada tempat dimana teman kita Sukwati ato Cucuk panggilan kerennya, berkantor sehari-hari ... ibu Cucuk ini sehari-hari memegang mata pelajaran matematika ... (info lain menyusul..)







Sabtu, 25 Oktober 2008

satu lagi ...


... alhamdulillah satu lagi alumni esatto-4 berhasil ditemukan... temen-2 alumni pasti ingat sama foto yang terpampang ini ... (uraian selanjutnya tunggu aja)

Minggu, 19 Oktober 2008

kumpul maneh ...

... siang itu kami saling kontak dan janji untuk ketemuan, dan disepakati tempat di "Ikan Bakar Cianjur" Sidoarjo .. sambil makan kami ngobrol ngalor ngidul dan kadang membicarakan acara reuni yang baru saja dilaksanakan... karena sudah selesai makan & sudah magrib kami buyar dan melanjutkan pertemuan itu di rumah To-2 Buduran, saat itu aku juga undang Taufiq alumni IPA-2 yang kebetulan rumahnya berdekatan dengan rumahku ... pertemuan & pembicaraan berlanjut terus sambil muter film dokumenter (foto-foto SMA) yang pernah diputar saat reuni 4/10/08 hingga pukul 24.00 wib, dan kamipun buyar ...


Minggu, 12 Oktober 2008

reuni kecil ...



... setelah kami mengantar dan mengikuti prosesi pemakaman (penghormatan terakhir) alm. Imam Soehendro di makam belakang masjid Agung Tuban hingga maghrib, kami menuju rumah Sdri. Yuni Sumarli Achyatin yang juga sekretariat / markas Esatto-4 di Jl. KH Mustain (sebelah Bravo) untuk bersih2 badan dan sholat maghrib .. setelah itu sebagian temen ada yang langsung pamit pulang, sedang kami (yang di foto) cari makan malam di sebuah resto dekat laut (Wahyu Utama 2) sambil ngobrol ini itu hingga pukul 21.00 wib, dan setelah itu kamipun buyar pulang ke rumah masing2 ...

R I P / Rest In Peace


inalillahi wa inna ilaihi roj'iun ...
telah meninggal dunia seorang kawan alumni esatto-4 (IMAM SEHENDRO) pada hari Sabtu tanggal 11 Oktober 2008, dimakamkan dimakam belakang Masjid Agung Tuban pada hari itu juga pukul 16.30 wib ... doa kami menyertai kepergianmu semoga engkau mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya ... Amiin

Sabtu, 11 Oktober 2008

REUNI


reuni alumni esatto-4 pada hari Sabtu tanggal 4 Oktober 2008 atau 4 Syawal 1429 H bertempat di Pondok Laguna Resto Jl. Diponegoro - Tuban ...
sebanyak 29 orang alumni hadir pada acara itu ...

Jumat, 10 Oktober 2008

sekolah-ku ...


di sinilah tempatku menuntut ilmu selama 3 tahun bersama teman-teman ...